'Izumi Yochiko' ( Zie Lotus )

๑۞๑,¸¸,ø¤º°`°๑۩ http://japannesgirl20izumi.blogspot.com/ ۩๑ ,¸¸,ø¤º°`°๑۞๑

Thursday, December 15, 2011

I Always Wanna be With You

Sebuah kisah yang ku rasa telah membuat kehidupan ku berubah 180derajat,yah..mungkin itu memang benar. Namaku Reyna. Bisa di bilang aku ini termasuk salah satu siswi teladan di sekolah ku. Kehidupan ku biasa-biasa saja,tidak ada yang istimewa dari ku. Namun semua itu kini telah berubah!

Seperti yang ku bilang tadi, 180derajat!. Jungkir balik ama kehidupan lama ku. Semua berawal ketika aku ,tak sengaja berciuman dengan Rio(sdikit aneh sih,tapi emang begitu kjadiannyaJ). Cowok yang paling populer n familiar. Semua cwe di bikin klepek-klepek ama dy . Sayangnya dia begitu dingin terhadap cewek. Hanya cewek beruntung aja yang bisa jadi kekasihnya. Aku sendiri bener-bener ngga nyangka! Setelah kejadian itu, tiba-tiba aja Rio memaksa ku untuk menjadi kekasihnya. Coba deh pikir definisi dari kata “maksa”.

Hhm...emang aneh banget itu cowok. Kenapa ngga minta baik-baik aja sih?! Di tembak,atau apalah gitu. Pake cara yang romantis dikit. Setelah beberapa bulan kita pacaran,sedikit ada perubahan ama Rio. Meskipun Cuma dikit,tapi ga papa lahJ. Rio mulai ada perhatian ama aku. Meski sikap dingin-nya itu loh,uuhh...ga mo ngilang-ngilang jugga! Aku aja sampe kewalahan ngadepin sikapnya yg satu itu! .emmmt. . .oke deh,itu tadi sedikit basa-basi dari gua, cerita selengkapnya baca nih dibawah..xixixiiJ

        Hari itu aku ada rencana ke bandara,jemput temen sekaligus sepupu ku yang udah 3 tahun ga ketemu, gara-gara dianya minggat ke amrik! (waduh,kok minggat sih..kerja maksutnya,xexexeJ). Namanya Adit. Katanya sih jam 3 itu pesawat bakal dateng. tapi udah jam setengah 5, kenapa tu pesawat belom dateng jugga sih?? (macet kali yak?!hoho) .

kelamaan  nunggu aku jadi khawatir .  bukan karna Adit,tapi karna hari ini Rio mau ngadain party buad ngerayain ultah nya. Aku ga mau sampe telat. Aku mondar-mandir nungguin kdatangan Adit. Tapi masih aja belom ada tanda-tanda tu pesawat bakal dateng! Tiba” aja hape ku bunyi. “sweetheart”. Dari Rio..........
“hy hooney!” sapa ku.

“kamu dimana mo,??” Momo-Popo,itulah cara kami saling sapa. Xixixii lucu juga yahJ
“aku lagi di bandara,nunggu temen Po.”
“tau ngga ini jam berapa? Udah setengah enam taug! Kenapa belom pulang juga??,sekarang aku jemput. Kamu mau tunggu dimana mo??”.. huhuhu,lagi-lagi dia membentakku .
“Rio, aku...” kata-kata ku sempat terputus. Karna aku bingung,antara nunggu Adit ama ke party Rio.
“Rio, aku udah 3 tahun ngga ketemu ama Adit”.

“Kamu udah janjikan akan bersama ku disaat party ku nanti. Ngga usah banyak omong,mau tunggu dimana mo?biar aku jemput”.
“maaf Rio, tapi....”.
“Bye!”

 Tut..tut..tut... Belom sempat ku selesaikan kalimat ku tiba-tiba Rio menutup telponnya. ‘bye’? apa maksunya bye?? Aku hanya berusaha menepati janji ku. Apa aku salah? keluh ku dalam hati. Ulang tahunnya kan masih besok. Apa aku salah pergi menjemput teman yang sudah 3 tahun ngga ketemu?? Aku masih saja menyesali sikap Rio. “Yah, baguslah. Aku juga sudah bosan. Padahal balum lama saling kenal, tapi dia selalu berbicara seenaknya padaku. Bye juga!” Aku terus memaki dalam hati, aku begitu menyesal atas sikap Rio yang tak mau memahami ku.

------ooo0^_^0ooo------


Brukk!! Ku hempaskan tubuh ku ke ranjang.” Sudah putus! Kurasa memang begitu” . Masih saja angan ku melayang memikirkan setiap perkataan Rio di telphon tadi. “Rio....!!aku lelah dengan semua ini! .hhm...aku akui kali ini emang salah ku, jadi ku maafkan kau dengan senag hati”.
“telpon Rio ah...sekalian minta maaf ^^”(pikirannya cetek).  Tanpa pikir panjang,ku pencet keypad hape ku yang udah mulai kabur angka-angka nya. Dengan tampang tak berdosa,aku bermanis-manis pada Rio. Tapi apa yang ku dapat? plakK! Rio menutup telpon ku! Ku rasa dia bener-bener marah. Aduuh,gimana nih?!


        Malam itu aku pergi ke acara party temen yang diadain di sebuah kafe. Yah, suasana yang begitu riuh dengan gemerlap lampu disko. Jujur aku tak begitu suka dengan keramaian,aku lebih suka ketenangan. Tiba-tiba aja perut ku jadi terasa mual. Aku celingukan nyari toilet,karna ga tau letaknya dimana aku bertanya pada salah satu pelayan yang kebetulan lewat.

“emm...maaf mas, toilet sebelah mana ya??”. Tanya ku pada si pelayan. “Mbak lurus aja,trus belok kiri. Toiletnya ada di sbelah kanan”. “oh,makasih mas”. “ya mbak”. Jawabnya. Aneh, kenapa dia ngliatin aku terus ya? Emm...auk ah, naksir kali’..xixixii , aku terkikik sendiri memikirkan si pelayan yang sejak aku balik badan tadi masiih aja merhatiin akuJ.

“hemh...kok aku ngga liat Rio sih. Biasanya kan dia ama geng nya itu,tapi knapa tadi kulihat mereka ngga bersama Rio?! Emm....mungkin aja Rio lagi mojok ama si Sisyl (status::_mantan_)”. Aku ngoceh ngga jelas sambil mandangin wajah ku di kaca. Tiba tiba aja ada si  Sisyl keluar dari dalem kamar mandi dengan gontai(keliatannya sih mabuk) +sebatang rokok di tangannya. Aku kaget setengah mati!(hampir aja ku teriakin setan!!xixixii) ku putuskan untuk keluar dari toilet sebelum sesuatu yang ga diinginkan terjadi. Aku ama sisyl emang ga pernah akur. Yaiyalah..secara, dia itu mantannya Rio yang masih ngarep banget cintanya Rio. Sedangkan status ku saat ini adl “Pacar” dari Rio, terang aja ga ada akur-akur nya! Tapi baru saja aku balik badan,sisyl memanggil ku.

“Hey kamu!!” .. dengan terpaksa ku balikkan badanku lagi.  “kenapa kamu ambil Rio dari ku, hah..?? kenapa?? Kenapa kamu sakitin Rio??? Aku begitu menyayanginya!! Takkan ku biarkan kamu menyakitinya!!!”. Sisyl ngomel-ngomel ga jelas dalam keadaan mabuk. Aku jadi bingung sendiri mau gimana lagi, urusan ama orang mabuk mah ga akan pernah kelar. Dia nya aja ga nyadar ama apa yang di omongin. Ku putuskan untuk diam. Tapi tiba-tiba...... “Braakk!!” dua orang berpakaian pelayan membuka pintu toilet dengan keras. “itu dia! Aku tak salah lihat kan kak?!” kata seorang pelayan pada temannya. “oh, dia rupannya. Berani sekali menyelinap dan datang ke sini,mau kencan ama Rio,hah???” kata pelayan satunya. “Siapa kalian??” tanyaku. “apa kamu ngga inget ama wajah kami?xexexe.” mereka berdua malah terkekeh mendengar pertanyaan ku. Ku perhatikan wajahnya dngan seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya(halah! Proklamasii kalee ..haha), wajah itu...seperti nya aku kenal. “kalian yang di basecamp malam itu kan??”. “xexexe..kamu masih ingat jua?!. Mana Rio?” .

“Aku ngga tau dimana dia!! Untuk apa kalian mencarinya? Mau balas dendam gara-gara kejadian malam itu,hah??”.. Deniar dan Rendi, kedua pelayan iitu emang musuh bebuyutan ama Rio. “cepat telpon Rio dan suruh dia kesini secepatnya kalo kalian ga mau celaka!!!” . katanya dengan nada membentak. Tapi itu ga mempan buat ku. “sampai kapanpun aku ga akan ngelakuin itu!” ..

tiba-tiba aja sisyl teriak teriak manggil Rio. Ternyata si doi malah nelpon Rio..Cape dee “.....Rio! tolong aku!! Ada dua orang cowok dari tadi bentak-bentak aku,aku takut Rio!!” ....uuhh, sial! Cewek ituu!!!!!!!!!!! Knapa pake acara telpon Rio segala sihh!! “Jangan Rio!! Jangan kesini!!!! Kamu di jebak!”.aku teriak sekenceng-kencengnya berharap Rio mendengar kata-kataku. Tapi harapan ku sia-sia.

Rio menggebrak pintu toilet,tak ku sangka pakaiannya begitu compang camping. “kan sudah kubilang jangan ke sini! Dasar bodoh!!” aku marah-marah ama Rio. Aku Cuma ga mau Rio kenapa kenapa. Aku tau mereka Cuma menjebak Rio.

Tapi Rio tak mau mendengar omonganku. “jangan GR aku kesini bukan untuk melihatmu! Cepat keluar kumpul ama temen-temen mu!!”. Rio malah membentakku. “kanapa? Emangnya kamu bisa jaga diri kamu hah??aku akan tetap disini!” “kamu bener-bener ga mau menuruti ku?! Pergi!!!” . Takut, Baru kali ini aku melihat wajah seseram itu. Rio......  Aku berlari tanpa arah tujuan dengan berlinang air mata.

-----ooo0^_^0ooo-----

Pagi itu aku bangun dengan malas,masih terasa sangat pusing di kepalaku. Kejadian malam itu masih terngiang di ingatan ku. “Rey, kamu ngga apa-apa?” tiba-tiba saja ku dengar suara Adit di belakangku. Entah sejak kapan dia berada di sana. “Adit.. aku ngga bisa melupakannya. Aku suka Rio, dan kini aku makin menyayanginya. Gimana nih?” tanpa terasa lagi-lagi air mata ku menetes. “Trus mau kamu apa?” . “Aku ngga tau.. hanya saja rasanya aku begitu kangen padanya”. “

Saat ini mungkin sia sedang berada di rumahsakit”. “Apa??!” aku benar-benar shock! Kaget,bingung,kawatir,sedih, semua bercampur jadi satu. “terjadi masalah besar di party tadi malam, sepertinya dia terluka parah dan di bawa pergi ambulans”. ”dimana? Rumahsakit mana??” . aku histeris sendiri mendengar penyataan Adit. “aku jugga ngga tau..” jawab adit dengan muka sedikit di tekuk. Aku tau adit juga tak rela melihat ku sedih seperti ini. Aku sudah kehilangan kendali. Aku menelpon semua rumah sakit di kota ini. Akhirnya aku menemukan RS yang menerima pasien bernama Rio.

Sekali lagi aku berlari tanpa sadar. Ingin ku katakan. Banyak sekali yang ingin ku katakan pada Rio. Harus ku katakan,aku ga mau berbohong lagi akan perasaan ku! Aku terus berlari menuju rumah sakit. Sesampainya di rumah sakit aku hanya bertemu beberapa teman se’geng’ nya. Sial,saat itu bukanlah jam besuk. Terpaksa aku pulang lagi,tapi aku sudah sedikit lega karna aku tau Rio telah mendapat perawatan terbaik.

Keesokan paginya aku kembali ke rumahsakit. Sialnya, aku katemu Sisyl yang kebetulan di rawat di rumahsakit yang sama. Sisyl memaksa ku untuk menjauhi Rio dan mengatakan bahwa ini terakhir kalinya aku menemui Rio. Jujur aku tak sanggup jika harus mengatakan itu. Tapi Sisyl memaksa. Dia mengancamku. Akhirnya aku pun mengiyakan permintaannya. Aku masuk ke kamar dimana Rio dirawat. “hay Rio, bagaimana keadaan mu? Aku datang bersama Reyna.

Katanya ada yang pengen di sampein tuh ke kamu”. Sisyl yang pertama kali memulai pembicaraan. Heh,tak kusangka dia benar-benar bermuka dua. Serigala berbulu domba. Hhm..ku hela nafas panjang untuk memulai kata. “Rio..aku rasa ini terakhir kalinya kita bertemu”. Mulut ini seakan terkunci rapat saat hendak mengatakanya. Tapi tetap saja,semua kata-kata itu keluar dari mulut ku. Kulihat ekspresi Rio yang ga percaya dgn apa yang ku katakan. “Jadi itu yang ingin kamu katakan?” aku tertunduk..nggak! ini bohong. Bisikku dalam hati,berharap Rio mendengarnya. “hentikan,. Sampai kapan kamu akan terus membohongi perasaanmu?

Sampai kapan kamu menganggap ku seperti orang bodoh! Meski kamu ga mau menemui ku tapi kalau aku mau menemu mu kamu bisa apa,hah??” Rio malah marah-marah padaku. “hhuuaaaaaaa!!!” tiba-tiba saja sisyl menangis sejadi-jadinya. Aku bingung harus gimana lagi. “lain kali saja kita bicarakan ini,ku rasa aku harus keluar”. Aku memutuskan untuk mengalah saja.  “jangan keluar!” Tapi Rio malah menahan ku. “Nanti aku kesini lagi”. “

Kapan itu?” . “nanti...” . aku berusaha  mengalah atas keadaan ini, aku tau perasaan Sisyl begitu sakit. Meski tak sesakit yang ku rasakan saat ini. “Nanti itu kapan?! Sampai sekarang aku sudah terlalu sering menunggu orang. Sampai kapan aku harus menunggumu??”. Ingin rasanya air mata ini keluar mendengar kata-kata Rio. Membelakangi suara teriakan dari ruang pasien aku bergegas keluar sebelum Rio mengikutiku dan langsung berlari kerumah tanpa berpikir apapun.

-----ooo0^_^0ooo-----

Jam 2 pagi, aku belum bisa tidur juga. Masih kepikiran Rio. Tiba tiba handphone ku bunyi. Siapa yang telpon pagi-pagi begini?? Pikirku. Segera saja ku angkat. “halo?” . “Reyna, keluarlah! Ke depan SD pertiwi sekarang!!” . suara itu... “Rio?? Kamu kenapa? Mabuk? Keluar dari rumahsakit? Kaki mu gimana??”. Yang ada di pikiran ku saat itu hanyalah Rio. Aku begitu kawatir padanya. “Gara-gara kamu aku jadi orang bodoh! Lihat, meski ku tunggu kamu ngga datang juga. Aku terus mwnunggu mu tapi knapa kamu ngga dateng?”.

“kamu dimana?di depan SD pertiwi? Tunggu aku! Aku akan kesana sekarang juga!”. Tanpa pikir panjang aku berlari keluar menuju SD pertiwi yang letaknya emang ga jauh dari rumah ku. Aku berlari dan terus mencari,tapi aku tak melihat Rio. Apa aku salah denger?ah..enggak mungkin! Rio emang bilang SD pertiwi kok. Hhm.. tunggu! Rio sudah terlalu sering menunggu ku. Jadi aku juga harus menunggu dia. Aku terus menunggu berharap aku dapat melihat Rio. Ga nyangka ternyata udah pagi. Aku ketiduran! Rio akhirnya ngga kembali.

Aku putuskan untuk pulang saja. “magic girl milk...” Ringtone hape ku berbunyi,langsung aku melompat mengambilnya dan mengangkatnya. “Halo!!” . “huh, kaget nih!” jawab seseorang di seberang. “oh, naya”. Ternyata tak seperti harapan ku. Ku kira Rio yang telpon. Ternyata Naya, dia itu sahabatku. “Lagi nunggu telpon? Pasti ada sesuatu!” . akhirnya ku ceritakan semua pada Naya. “kamu bodoh! Kamu ga tau kalo SD pertiwi punya dua pintu?

Pintu depan dan pintu belakang. Kamu nunggu dimana?” Naya malah protes padaku. “aku nunggu di pintu depan” , “berarti dia ada di pintu belakang”. Ah,betapa bodohnya aku. Aku tak mengetahui hal itu. Akhirnya ku putuskan untuk pergi ke rumah sakit saat itu juga. “Rio...sekarang aku ga akan lari lagi darimu. Karena itu yang aku suka sekarang. Rio yang ada di depan mata ku,yaitu kamu”.
Aku berlari... dan terus berlari....

AKU MENCINTAIMU RIO!!! .. I wanna be with you, because just you’re that I love. just you’re that I want to accompany me until my old term wait for, even until doom picks up us both. I wanna be with you. because you’re my lovely, because you’re my destiny ... I love you Rio!! ^^ :*

EXTENT JUST FRIENDS ..

Aku mencintai dia dari umurku 11 tahun , dan sekarang aku sudah berumur 16 tahun . namaku Talitha
Sudah hampir 5 tahun aku mencintainya , dan aku hanya bisa menjadi sahabatnya tak lebih .
Nama orang yang kusukai aldi .
Suatu saat dia menyukai seorang teman ku , namanya yoan .
Aku sangat kecewa mengetahui hal itu , aku dan aldi sangat dekat , sangking dekatnya seluk beluk cinta , keluarga , sampai semua masalahnya aku tau .
Dia sering bercerita tentang perasaannya ke-yoan padaku .
Aku senang bisa menjadi tempat curahan hatinya , setidaknya dia dan aku sering bertemu karena itu .
Sampai suatu saat aku dan aldi mempunyai sedikit salah paham .
Hanya karna aku salah bicara , dan dia salah mengartikan perkataan ku . maksud perkataan ku waktu itu ingin membuat dia tau siapa yoan sebenarnya .. tapi di pikirannya aku ingin menjatuhkan yoan di depannya .
Mulai saat itu aku dan dia sudah tak lagi saling menegur , sudah jarang bertemu , ’kecewa’ hanya itu yang bisa ku katakan . bodoh skali aku ini , kenapa aku harus ikut campur urusannya . coba saja waktu itu aku tak ikut campur , kejadiannya tak akan seperti ini ..
1 minggu berlalu , aku merasa sudah seperti 1 tahun , menurut gosip yang beredar di sekolah aldi & yoan sudah pacaran .
di depan mereka aku bersikap senang mendengar gosip itu , tak ada yg tau jika hatiku ini seperti di tusuk-tusuk jarum .
sakiitt !!!!!!!!!
malamnya aldi sms aku , dia bilang dia ingin bertemu dengan ku .
setelah bertemu aku hanya terdiam , tak ada satu kata pun yang keluar dari mulutku . sampai akhirnya aldi yang memulai cerita .
dia curhat lagi sama aku . dia menceritakan semua tentang hubungannya dengan yoan , aku senang bisa melihatnya tersenyum , belum pernah aku lihat dia mencintai seorang cewek sampe seginihnya . aku tersenyum seketika melihat dia bercerita semua tentang hubungannya .
dalam hatiku berkata , ’Aldi , andai kamu tau aku sayang bgt sama kamu . aku ingin melihat senyummu ini selamanya’
aldy sudah lama tau kalau aku mencintainya , tapi dia tak pernah memberi komentar , baginya aku hanya sebatas temannya saja .
2 bulan sudahh berajalan , tak ada masalah . aku masih bisa melihat semua senyuman yang selalu tertera di wajah aldi .
tapi satu ketika aku melihat dia menangis di depan ku , dia memelukku tiba-tiba , pelukannya terasa sangat dingin . aku bisa merasakan hatinya yang sedang gundah , dan kecewa .
aku menanyakan apa yang terjadi padanya perlahan-lahan .
aku mengajak nya untuk duduk di gedung depan rumah ku , rumah aldi dan aku hanya bersebelahan saja .
dia menceritakan semua masalahnya , air mataku jatuh seketika .
aku tak pernah menyangka akan melihat aldi menangis , biasanya  aku yang selalu menangis karena dia . tapi kali ini keadaan berbalik .. dia menangis karena cewek yang dia cinta , Yoan penyebabnya .
dia selingkuh dengan teman dekat aldi yaitu Michael , michael juga berteman denganku . tapi tak sedekat aldi dengannya . michael tinggal 1 perumahan sama aku dan aldi .
3 hari berikutnya aldi memutuskan hubungannya dengan yoan , dia merelakan yoan untuk Michael , mulai saat itu hanya kesedihan yang bisa kulihat dari muka aldi . tak ada lagi senyuman yang kulihat 2 bulan lalu . aku merasa kecewa dengan sifat yoan . aku tak bisa terima yoan menyakiti aldi .
suatu ketika Michael menghubungi ku , dia berkata ingin membuat aldi menjauh dari yoan . aku tau maksud michael , dia cemburu yoan dan aldi masih sering komunikasi melalui sms ..
aku sudah sering memperingati aldi untuk menjauhi yoan .
tapi dia tak pernah mau dengar .
malam minggu berikutnya , aku , aldi , michael duduk bersama di gedung depan rumahku .
tak ku sangka Aldi menyatakan cinta padaku ,, dia nanya apakah aku mau menjadi pacarnya . yang jelas aku senang skali malam itu . tak pernah ku sangka akan menjadi seperti ini ..
aku pun menerima cintanya pada malam itu juga . michael saksinya . tapi saat michael pulang aldi mengatakan hal yang aku pun tak pernah mau mendengarnya .
ini yang dikatakannya “Talitha hubungan kita hanya pura-pura saja , aku tak serius dengan ucapan ku tadi”.
Prakk .. seperti itu yang kurasakan ,, hancur ..
”emangnya apa yang kamu hrapkan dengan hubungan pura-pura ini aldi ?” tanyaku padanya .

”aku sudah memikirkan semua perkataanmu , aku tak ingin membuat michael menganggap aku msih mencintai yoan,cukup kamu saja yang tau aku masih sangat mencintai yoan” jawab aldi .
”baiklah kalau begitu aldi , anything for you my boy .” gumamku
seketika diaa menarikku & mencium dahiku ,
” terimaksih sayang , cuman kamu yang bisa mengerti aku . maaf kalo aku sering membuat perasaanmu sakit . ”
aku hanya diam dan pulang . kata yg kusampaikan terakhir padanya malam itu ialah ” jangan tidur teralalu larut , semoga aku bisa membantumu . aku tulus sayang kamu . ”
sesampainya dirumah , aku istirahat . berharap semua yg terjadi malam ini hanyalah mimpi .
malam minggu berikutnya , aku , aldi . di ajak michael buat double dinner . yaa , kayak kencan ber-empat gituh .
kita makan malam dulu . selanjutnya kita , naik odong-odong .
aku sih senang aja , tapi aku bisa lihat muka sedih aldi . bisa lihat di dalam hatinya yang pling dalam hanya ada kecewa .
michael memeluk yoan , sedangkan aku hanya berjalan biasa dengan aldi . tak ada pelukan , pegang tangan , aku tau hubungan kami cuman pura-pura . tapi tak bisakah malam ini sja dia membuatku bahagia  . ?
yoan keterlaluan , dya sma michael romantis bgt di depan aldi .
gk ada yg bsa mikirin hati aldi .
saat perjalanan pulang , aku berpikir untuk membuat aldi sma yoan berduan . aku pura-pura sakit perut . dan menyuruh michael untuk mengantarku ke rumah sakit , dengan alasan aldi saja yang mengantarkan yoan pulang . dengan bodohnya michael pun meng-iyakan permintaan ku ..
aldi sms aku ”apa maksudmu talitha ?”
aku hanya menjawab sms nya ”gunakan waktu dengan sebaik-baiknya , ungkapkan semua yang ada di hatimu . ”
aku langsung meng-non aktifkan hp ku , aku tak ingin menggangu yoan dan aldi . sesampainya di rumah sakit , aku menyuruh michael menunggu dan mengantar aku pulang nanti dan dia pun setuju ..
sesampainya di rumah , aku masihh duduk-duduk di gedung , aku memutar lagu  Seventeen ” hal terindah ” .. tak aku sadar aku menangis dan melukai tangan ku . rasa sakitnya tak sepedih rasa sakit hatiku .. jika bisa memutar waktu , tak ingin aku bertemu aldi kalau tau aku akan sangat mencintai dan menyayanginya seoerti sekarang .
saat ku mulai menutup mata sambil bersandar di dinding , tiba-tiba ada yang mengelap air mataku .
saat ku buka mata , ternyata itu aldi . dia mnghapus air mataku dan membungkus luka di tanganku yg sudah penuh dengan darah dengan sapu tangan miliknya . dia memeluk ku , dan berkata ”bodoh . kenapa kamu melukai dirimu sendiri ? tak ada gunanya kamu melukai tanganmu , itu bukan jalan keluar suatu masalah . ”
aku semakin menangis , dan memeluk aldi dengan sangat kuat , tak bisa lagi ku tahan .. dia menyuruhku untuk pulang kerumahnya saja . karna dirumahku juga bertepatan tak ada org . dya tak ingin aku akan semakin melukai diriku jika aku plg ke rumahku dan sendiri .
akhirnya untuk malam ini aku tidur di rumahnya , dia menyuruhku tidur di kmar nya , biar dia tidur di ruang tamu saja . katanya .

sbelum aku tidur aku berdoa di depan aldi , dan aldi mendengar semua doaku
”ya allah , berikan aku dan aldi kekuatan untuk menghadapi cobaanmu . biarkan aku terus mencintai dan menyayangi aldi , walaupun dia tak menyayangiku . berikan aldi kebahagiaan untuk cintanya , kembalikan
yoan ke pelukannya . malam ini , ku harap semuanya dapat terlewati , tak akan pernah kulupakan kejadian malam ini ,. Ku harap selamanya  aku dan aldi BERSAHABAT . wlaupun cintaku hanya di anggap SEBATAS SAHABAT bagi aldi .  amiend ”
aldi hanya tersenyum ,, dan masih menghapus air mataku .
kami pun tertidur dan esoknya menjalani hari-hari seperti biasanya .

Thursday, May 26, 2011

Don't Laugh Don't Cry by 4men With Jang Hye Jin ( Bad Boy OST ) English




Don't smile, when you smile while saying those words
Don't smile, coz it distracts me from those words when you smile
Today it's gonna change, the day to break up
i can't believe it, i can't believe it, how can i?

Don't smile, when you smile while saying those words



Don't smile, coz it distracts me from those words when you smile
Today it's gonna change, the day to break up
How can you did this to me, I can't understand it, you seems to not know me well

Aren't we still in love
Aren't we still the same
Why do you saying those nonsense
And you keep saying those words

You met that girl, the girl infront of me
I can't believe it, i can't understand it




Don't smile

Don't smile, when you smile while saying those words
Don't smile, coz it distracts me from those words when you smile
Today it's gonna change, the day to break up
How can you did this to me, I can't understand it, you seems to not know me well

Aren't we still in love
Aren't we still the same
Why do you saying those nonsense
And you keep saying those words

You met that girl, the girl infront of me

I can't believe it, i can't understand it


Please dont go
Dont go
Dont you only cry
Tell me whats happening

Dont go
dont you go
Dont you only cry, just tell the truth
Tell me whats happening

Dont cry

Aren't we still in love
Aren't we still the same
Why do you saying those nonsense
And you keep saying those words

You met that girl, the girl infront of me
I can't believe it, i can't understand it

Dont smile
Dont cry
Dont go
Dont you go

Yongseo Motae (Ballad) by Cha Soo Kyung ( Cruel Temptation OST ) Romanization




janinhan inyeoneun saranggata
giri anindegadaga meomchul suneun eobseo
sarang kkeute huhoega chajaomyeon
biroso namneun geon miumppun
sa ranghaedallan aewoneun anhae
maeumi tteonanchadichan nunbichi sirheoseo
geu maeumi kkeullineun gosen tto dareun yuhok isseulteni

sarangi mwonde sumjugyeogamyeo
byeonhaeganeun neol japgoman sipeosseulkka
wae nareul mannaseo wae nal apeugeman hae
modeungeol da juneunde wae nal ullini
nal sangcheo jun mankeum dasi dollyeojulgeoya
nappeun yeojarago hajima yongseo motae

sarangi mwonde sumjugyeogamyeo
byeonhaeganeun neol japgoman sipeosseulkka
wae naneun aninji wae naega sirheungeonji
modeungeol da juneunde wae nal ullini
neol yongseohaeyaman naega useul su inna
na ppeun yeojarago hajima yongseo motae
wae nareul mannaseo wae nal apeugeman hae
modeungeol da juneunde wae nal ullini
nal sangcheo jun mankeum dasi dollyeojulgeoya
nappeun yeojarago hajima yongseo motae
sarangi neomu apa

Sometimes I Cry Alone - Kim Yeon Woo ( Bad Guy OST ) English

I take one step backwards
To where I feel you can't reach me
Your tear smudged face
It's so beautiful as it is painful

Once again I sever it
Swallowing my tears I sever my heart
Your name I can't call out
Pounds at my heart bruising me

I'm sorry
For being the kind of person I am
For not being able to stand near you
"I love you", the words I can't say to you
I sometimes cry alone

Because my love has faults
I can't find a single word of excuse
When I look back at the end of my life
I'm sure I'll regret it all

I'm sorry
For being the kind of person I am
For not being able to stand near you
"I love you", the words I can't say to you
I sometimes cry alone

Though it aches so much I want to hold you
I can breathe
Because I can look at you
I'm thankful to you for being there for me
"I love you", the words I can't say to you
I sometimes cry alone
Today, I cry alone

Sometimes I Cry Alone - Kim Yeon Woo ( Bad Guy OST ) Romanization

hangeoreum mulleonamnida
daheul deut dachi annneun goseuro
nunmure beonjin geudaeui moseubeun
apaolmankeum neomu areumdawoyo


hanbeon deo jallanaemnida
nunmureul meokgo jaraneun maeum
bureuji motan geudae ireumi
gaseumeul chyeoseo meongi deureodo

mianhaeyo
ireon saramiraseo
geudae ape
dagaseol su eobseoseo
saranghae
geumal hanmadireul motaeseo
gakkeumeun honja umnida

jal motnan saranginikka
byeonmyeong hanmadi chatji motaneun

sesangui kkeute dadareun hue
dwidorabomyeo huhoehagetjyo

mianhaeyo
ireon saramiraseo
geudae ape
dagaseol su eobseoseo
saranghae
geumal hanmadireul motaeseo
gakkeumeun honja umnida
geudael ango sipeun mam kkeunheojil deut apado
sumeul swilsu itjyo
barabol su isseoseo
gomawoyo geogie isseojwoseo
saranghae geu mal hanmadireul motaeseo
gakkeumeun honja uljiman
oneuldo honja uljiman

Where At ( Eodie ) (Orchestra ver.) - 美( Mi ) ( Bad Boy OST ) English

Come to me
Come to me
I was hoping to find
Where is the love

He'll be back
He'll be back
I loved you more than words could ever express

Called each other our love, we did
Only had love to give each other, we did
Swore a thousand times over, we did
Where

We are in the most beautiful day of my
Where

We were happy , We had it good
I loved you more than words could ever express

Called each other our love, we did
Only had love to give each other, we did
Swore a thousand times over
I remember so much

You also could not be apart in the sky
You break away before the end ppaetgyeo
You say goodbye and vanishing
Where

I loved the most the day you be
Where

Wednesday, May 25, 2011

Where At ( Eodie ) (Orchestra ver.) - 美( Mi ) ( Bad Boy OST )

naege chajaon
naege chajaon
naege chajawatdeon
sarangeun eodie

doraolkkeoya
doraolkkeoya
maldo motalmankeum
neol saranghaenneunde

seorol sarangira bulleojudeon uri
sarang malgon deoneun halge eopdeon uri
sucheonbeondo neomge maengse haetdeon uri
eodie

naui gajang yeppeunnaldeul soge urin
eodie

haengbokhaenneunde
johasseonneunde
maldo motalmankeum
neol saranghaenneunde

seorol sarangira bulleojudeon uri
sarang malgon deoneun halge eopdeon uri
sucheonbeondo neomge maengse haetdeon
neomu saranghaetdeon gieogi

jeo haneuldo galla noheul su eopdeon neoneun
kkeutnae ibyeol ape ppaetgyeobeorin neoneun
annyeongiran mallo sumeobeorin neoneun
eodie

naega gajang saranghaetdeon narui neoneun
eodie

Can't Forgive - Cha Soo Kyung ( Cruel Temptation OST ) Romanization

Wae neoneun nareul mannaseo wae nareul apeugeman hae
nae modeun geol da juneunde wae nal ulrini
niga nareul sangcheo jun mankeum dasi dolryeojul geoya
napeun yeojarago hajima
yongseo mothae

janin han ineoneun sarang kata
giri aneonde gadaga meomchul suneun obseo
sarang keute huheuiga chajaomeon
biroso namneun geon miumpun

saranghaedalran aeworneun anhae
maeumi teonan chadichan nunbichi siroseo
keu maeumi keurineun keu gosen
tto dareun yuhok iseul teni

sarangi mwornde sumjukyeo gamyeo
byeonhaeganeun neol japgo sipeoseulkka

wae neoneun nareul mannaseo wae nareul apeugeman hae
nae modeun geol da juneunde wae nal ulrini
na neoreul yongseohaeyaman dasi useu su inna
napeun yeojarago hajima
yongseo mothae

sarangi mwornde sumjukyeo gamyeo
byeonhae ganeun neol japgo sipeoseulkka

wae neoneun naega aninji wae neon naega sireun geonji
nae modeun geol da juneunde wae nal ulrini
niga nareul sangcheo jun mankeum dasi dolryeojul geoya
napeun yeojarago hajima
yongseo mothae

wouuuu..
nae modeun geol da juneunde wae nal ulrini
niga nareul sangcheo jun mankeum dasi dolryeojul geoya
napeun yeojarago hajima
yongseo mothae

sarangi neomu apa

Monday, May 9, 2011

IENCHAN (dont look back)

Petang itu seperti biasa Ienchan duduk di sofa lebar di ruang tamunya sendirian memakai baju oranye bertuliskan "jogja jogja" dan celana pendek favoritnya,  ia menghadap ke jendela besar depan rumah, dengan penerangan lampu yang hampir mati, petang itu sangatlah sunyi,ia hanya ditemani suara gemuruh dan kilatan cahaya dari petir petir yang memasuki rumah. Senyumnya tampak dari belakang namun mulutnya diam seribu bahasa. Wajah tanpa ekspresi dan tatapan mata kosong yang tajam serasa menusuk jantung siapapun yang melihatnya. Rambutnya tergerai ke belakang sedikit acak acakan poninya menutupi sebagaian wajahnya, 2 bola matanya yang berkilat kilat terkena cahaya petir dari luar rumah itu memandang jauh kedepan seakan ingin menembus nirwana.

Tidak lain dia adalah Ienchan, Gadis yatim piatu yang tinggal sendiri di rumahnya, hanya terkadang pamannya yang ada diluar kota menengok keadaannya. Petang itu cuaca memang sedang tak bersahabat, hujan turun sangat deras disertai angin kencang, dan juga suara gemuruh dan cahaya petir yang berkilat kilat menggelegar, namun Ienchan tak bergeming dari tempat ia biasa duduk di depan kaca besar dirumahnya

Tiba tiba bunyi handphone memecah kesunyian itu, terlintas sebuah nama dengan inisal H dilayar handphone, perlahan tangannya menulis sebuah kata untuknya masih dengan tatap kosong menghadap kejendela besar yang berada di depannya....

Perlahan tapi pasti Ienchan melangkah ke belakang rumahnya diterangi cahaya kilat yang masih mencambuk angkasa itu, dia membuka pintu kamarnya "Kreeeeeeet" suaranya begitu memilukan bila orang mendengar saat ia membuka pintu reot itu. Ia kemudian masuk kedalam dan mengambil handuk untuk ia mandi dan melangkah kembalike depan.sorot matanya tertuju pada lukisan orang tuanya didinding tebal nan dingin dikamar tua itu.

Langkah demi langkah perlahan ia ambil menuju kamar mandi di dekat dapur rumahnya. Terlihat seekor kucing hitam dengan mata yang bercahaya mendekati gadis itu, kucing itu mengikuti kemanapun Ienchan pergi, namuan tiba tiba kucing itu terhenti didekat pintu kecil kamar mandi itu Ienchan terdiam sejenak, tiba tiba bayangan hitam besar serasa lewat dibelakang Ienchan hawa mencekam langsung menyerubutinya, jantungnya berdegup dengan kencang wajahnya was was ketakutan, diremas erat handuk ditangannya rasa ingin tau muncul dibenak Ienchan.

Dengan sedikit keberanian Ienchan mencoba menoleh kebelakang... Jantungnya berdegup kencang kedua matanya mencoba melirik ke belakang namun tiba tiba suara ketukan pintu depan rumah bersamaan dengan cahaya kilat yang sangat terang dan suara gemuruh menggelegar sangat keras mengejutkannya Pintu depannya terus diketuk dengan lirih dan perlahan namun berulang ulang, Ienchan melangkah was was kedepan rumah, dan kucingnya pergi entah kemana.

Kilatan kilatan petir membuat lorong rumah yang dilewatinya gelap terang terkena cahaya kilat. Lukisan lukisan serta patung patung tua di lorong yang terkena cahaya tersebut tampak mengerikan membuat bulu kuduknya berdiri. Perlahan ia menengok dibalik dinding, bayangan seorang pria bertopi didepan rumah jelas tampak ketika diterangi cahaya petir yang terlihat dari dalam rumah.. Tiba tiba pintu itu didobrak "BRAAAAAAAAK" sosok lelaki bertopi itu terlihat jelas di depan cahaya kilat dari luar rumah yang menyilaukan mata

Ienchan lari ketakutan mengunci diri kedalam kamar ibunya tadi, Ienchan bersembunyi dibawah meja, tubuhnya bergetar hebat ketakutan, wajahnya pucat, keringat dingin keluar dari tubuhnya, air mata mengalir deras di pipi tembamnya, kedua tangannya menutup mulutnya agar tangisannya tak terdengar dari luar, lalu tiba tiba suara kaki pria itu berhenti didepan kamar ibunya “Aku tau kau disini, keluarlah!!” Ienchan hanya bisa diam dan ketakuan wajahnya tambah pucat, pria itu semakin lama semakin menjadi jadi berteriak teriak didepan pintu kamar ibunya.

Waktu terus berlalu, Suara pria itu itu sedikit demi sedikit hilang ditelan bunyi hujan yang semakin deras Ienchan bangkit dari bawah meja, melangkah perlahan ke pintu, ia tempelkan telinganya kepintu itu terdengar suara langkah kaki menjauhi pintu dan tiba tiba hilang,seberkas cahaya terang menyinari jendela kamar, Ienchan lalu melangkah ke jendela ia melihat mobil sedan hitam pergi dari halamannya ditengah hujan deras, Ienchan merebahkan dirinya ke tempat tidur, tanda tanya besar muncul dibenak Ienchan "Siapakah gerangan lelaki itu?" ia mencoba mengingat namun tak menemukan apa apa.. Dirinya malah tertidur pulas karena kelelahan dikamar itu.

Kesokan harinya Ienchan bangun dari tidurnya, berjalan dengan lemas ke kamar mandi, perlahan ia keluar terlihat sinar matahari masuk tanpa halangan dari pintu yang didobrak tadi malam, dengan cuek dia berjalan ke kamar mandi. Ia nyalakan shower di kamar mandi itu, Ienchan menikmati mandinya berusaha tenang atas kejadian semalam

Setelah mandi Ienchan berjalan keluar rumah tua itu menuju kota, langkah demi langkah ia ambil seperti biasa dia cuek akan orang yang ada disekitarnya,bahkan yang menyapanya seklipun, dia hanya terus berjalan dan berjalan dengan wajah tanpa ekspresi itu.
 
Ienchan berjalan didekat pusat pertokoan.dsana ia cma mau membeli buku tiba tiba ..happ .. seseorang memeluknya dari belakang Ienchan kaget setengah mati ! Seseorang memeluknya erat dari belakang . Dia berontak tanpa peduli siapa yang memeluknya "argght .. Lepasin ! Lepasin.. " Ienchan berontak" tenang iin .. Tenang iin ini aku ! Pacar kmu ! Haris .. "pelukannya mengendur,ratusan pasang mata melihat dengan rasa tak peduli.perlahan pelukannya mengendur.secepat kilat Ienchan memutar badannya.

Wajahnya memerah seketika. Dia memeluk laki laki tadi sambil menangis tanpa memperdulikan pandangan tak bersahabat dari orang sekitar. "ada apa? kenapa kamu menangis begini?" haris cemas dan malu "aku takut kak.. Hikz..hikz.."suaranya terputus putus." takut knapa? Apa yang terjadi sebenarnya? Ayo kita ke tempatku di toko.", "he.em" jawab Ienchan singkat. Mereka berjalan ke toko tempat haris bekerja.Ienchan masih saja berjalan memeluk lengan haris erat tanpa peduli orang lain.matanya merah dan bengkak.

Di toko ,mereka masuk ke dapur, terlihat jelas dapur toko minimarket itu sangat terawat. Haris masih saja bingung , apa yang terjadi dengan wanita yang paling dia sayangi. Sambil menerka nerka, haris memberikan segelas air minum dingin kepada Ienchan"iin,ada apa? kamu knapa? Crita ma kaka .. " bujuk haris. Namun Ienchan malah gemetar, matanya mencuri pandang memata matai apakah ada orang lain di luar, keringat dinginnya mulai mengalir deras. Dipegangnya tangan Ienchan oleh haris " ayo crita, apa yang terjadi dengan ade? " tanya haris lirih."hmm,. D.. D.. Di..di..di..dia .. " Ienchan bergumam tak jelas, semakin lama gemetarnya menjadi2. air digelaspun bergejolak hebat hingga muncrat ke meja. Dipeluknya Ienchan sambil berbisik."kaka syang dd, ayo crita ke kaka apa yang terjadi .. " . Ienchan diam sejenak lalu membisikan dengan sangat lirih " d..d..dia k.kem..ba..li.." . Tangan Ienchan menumpahkan air dan gelasnya jatuh dr meja menimbulkan suara yang mengagetkan."AARGGHHHTTT " Ienchan berteriak dan menutup kedua telinganya.

Sontak haris cemas. Kepala toko masuk ke dapur karena suara gaduh tadi." ada apa? siapa yang berteriak ? " tanya kepala toko" Ienchan pak, maaf ya pak dia lg gak tau knapa pak ."," bawa dia pulang saja. jangan disini. biar dia istirahat saja. sangat jelas dia kecapean.", "saya izin nganterin ya pak ", "ya udah sana. jangan kelamaan. sore ini toko sedang ramai.", "siap pak". Haris mengajak Ienchan pulang. Ienchan menurut saja walau perasaannya sangat tidak ingin kembali kerumah itu.

"ka.." ujar Ienchan ragu " ya de, ada apa?" jawab haris lembut. "ga jadi ka" Ienchan menggeleng gelengkan kepalanya. Sore itu, mereka menuju rumah Ienchan menggunakan sepeda motor . setibanya dipertigaan dekat rumah mereka berhenti. " maaf de, kaka ga bsa anterin dde sampai rumah. gapapa kan?" ujar haris agak takut."emmb.. Ya ." sahut Ienchan lirih."istirahat y de.kamu pasti kecapean.." kata haris sambil mengecup kening Ienchan."ka kalau uda pulang krja kesini ya? " " iya, ya uda y da sore tkt kepala toko marah ", "ati2 y ka,dde gak mau kehilangn kaka ", " kaka gakan kmana mana koaku de" . Deru laju sepeda motor haris semakin lama semakin hilang. Ienchan hanya tertunduk lesu menatap jalan yang sepi .

Haris yang di jalan masih saja memikirkan siapa "dia" yang dmaksud Ienchan dan tiba tiba haris nyaris menabrak orang.seketika haris membanting stir ke kanan menuju tanah lapang.Haris menoleh orang yang nyaris dia tabrak.Mukanya ditekuk tertutup topi ,menggunakan kaos POLO hitam clana jeans hitam .. Dia lari tergesa gesa mengetahui haris memandangnya

Dengan langkah gontai,Ienchan memasuki rumah.terasa hawa dingin yang menyeruak sekeliling rumah.seraya itu dia terbayang 5tahun yang lalu.ya,5 tahun yang lama yang telah merubah segalanya.rumah yang sekarang sangat berbeda dengan 5 tahun yang lalu.

Tanpa disadari air mata hangat menetes dipipi Ienchan.Dia seraya berlari menuju sebuah kamar.gelap dan pengap, dinyalakan lampunya dan terlihatlah jelas seisi ruangan itu.dia jatuhkan tubuhnya ke ranjang. diambilnya sebuah bingkai foto. Di pandangi dan dipeluk erat bingkai fto tersebut. Perlahan lahan dia memejamkan mata dan tertidur pulas.

BRAKKKKK !!Ienchan terbangun kaget mendengar suara tadi.Detak jantungnya berdetak cepat,nafasnya tersengal sengal,terlintas kejadian semalam .dia melihat kanan kiri.Ienchan bangkit dan didapati bingkai foto tadi kacanya pecah dan tergeletak di lantai.fto keluarga Ienchan dengan 2kakak laki lakinya di taman belakang.diambilnya foto tadi dan diletakan dimeja. Tanpa peduli pecahan kaca yang berserakan .Dia menuju kamarnya.lampu belum dinyalakan semenjak tadi sore,bahkan pintu depan dibiarkan terbuka daritadi malam.

Dia menuju dapur untuk minum.Sayup sayup terdengar decitan pintu dari lantai atas dilanjutkan derap langkah kaki yang mengendap endap."siapa diatas?" teriak Ienchan histeris.Ienchan berlari sambil membawa pisau dapur menuju lantai atas.Tak ada siapa siapa ,suara Ienchan terserak serak .Di lemparnya pisau asal ."brankk" disertai suara "BRAKK" pintu samping Ienchan dibanting.

sontak Ienchan kaget dan secepat kilat diambil kembali pisau tadi.dengan sisa keberanian dan gemetar dy membuka pintu yang tadi dibanting yang ternyata adalah ruang kerja ayah Ienchan.Ketika pintu dibuka terdengar decitan pintu.lampu dinyalakan,Ienchan kaget karna jendela terbuka padahal kamar ini tak pernah dipakai smenjak 4 tahun yang lalu.belum selesai Ienchan dengan kagetnya tiba tiba..

"hay,Ienchan ku sayang,tlah lama ku menanti disini .kemana sja kau? " ujar pria bertopi yang duduk di meja sembari kaki diletakkan dimeja. Mata Ienchan terbelalak mengetahui siapa pria bertopi itu. "ja.. Ja .. Jadi kamu .. !! " suara Ienchan meninggi. seakan ada keberanian yang muncul
"iya,aku .kenapa?kamu terkejut dengan kemunculanku .. " kata pria bertopi.
"apa yang terjadi.kenapa kamu lakukan ini padaku dan kemarin apa maksud.mu !! " bentak Ienchan.Tak ada rasa takut yang muncul.

"tenanglah,kemarin hanyalah kejutan kecil dariku,4thn sudah akut tak berjumpa,kenapa kau tak peluk aku?apa kau tak rindu padaku ? Dan kenapa kau pegang pisau ?" kata pria tadi sinis.
"setelah apa yang kau lakukan padaku kemarin dan sekarang ,tak akan pernah ku mau tuk memelukmu."
" haha .. Kau tak berubah masih saja seperti dulu."
" ya " jawab Ienchan mantap .
" haha hahahaha " pria tadi tertawa puas sambil menggoyang goyangkan kursi.
"kenapa tertawa ! Apa yang lucu ! Kaka macam apa kamu ! "
" kau masih anggap aku kakakmu ?",
" y..ya." jawab Ienchan ragu.
" haha akut bukan kakak adik lagi iin .. AKU tak mau kau anggap aku kakakmu .. "
" kita 1 keluarga "
" siapa bilang ? "
" apa maksud.mu ! Semenjak kak andi ma mamah meninggal karna kecelakaan disusul papah meninggal ! Kemana saja kamu ?!? "
" aku ? "
" yah, kamu kemana ?papah butuh kita ! Tapi..tapi.. Kamu pergi entah kemana dan sekarang kamu buat apa kembali ! " Ienchan menangis histeris.
" haha .. Andi sama si jablay itu ? Aku yang rencanakan mereka untuk mati .. "
" apa maksud perkataanmu "
" aku yang bunuh mereka "
"kenapa .. Kenapa .. Kau GILA!!. "
" haha .. aku gila ? Kau tahu kenapa ku lakukan ini ? Kau mau tahu kenapa ? " suara Pria tadi meninggi
"kenapa kak !! Kenapa !! Mamah ma kak andi salah apa? Mreka keluarga kita !! Mamah yang lahirin kita kak ! "
" haha .. AKU tak sudi punya ibu macam dia.Mereka bukan keluarga kita .. Dia itu jablay !! Dan si andi itu anak haram !! "
"Apa !! " mata Ienchan terbelalak .pisau yang sembari tadi di pegang jatuh
"kau terkejut? "
omong kosong macam apa yang sedang kau bicarakan ?!? "
"omong kosong ?!? Omong kosong kamu bilang ? " nadanya berubah,serasa tidak terima dengan kata2 Ienchan.
" yah , sekarang apa mau.mu kak !! Hah !! Kau ingin kan harta warisan ?! Silahkan kau miliki warisan dan seluruh kekayaan keluarga kita jika mau !! "
" kau tak percya dengan perkataanku !! "
" ya "
"Baiklah tak mengapa bukan masalah bgiku.Oh ya aku disini bukan meminta harta !! " tangannya memainkan pulpen di meja.
"lalu apa ? "

pria tadi melompat dari meja dan seketika berada dbelakang Ienchan
."apa .. Apa yang kamu lakukan ? " perkataan Ienchan jadi gagap dan gugup .Was was melihat tingkah polah kakaknya yang dia kira sudah gila.
"melakukan apa yang aku inginkan. "
pria yang dianggap kaka oleh Ienchan memeluknya erat.Didekatkannya bibir dia ke telinga Ienchan.
"Aku .. Ingin .. Kamu .. " ujar pria tadi berbisik .diusapnya bibirnya ke leher Ienchan.Secara reflek dia mengerang dan menampar sekeras kerasnya pipi kakaknya yang bejat.

" anj*nk !! " umpat pria tadi.

" kak tedy , kau keterlaluan . Aku ini adikmu !! Teganya kau perlakukan aku seperti ini ." Ienchan gemetar,menangis sejadi jadinya..

" kurang ajar beraninya kau tampar aku !! " tedy berang.diraihnya rambut Ienchan dan dijambak sekeras kerasnya .. Tubuh inchan didorong ke atas meja .Inchan kesakitan tak terkira .Didekatnya muka dia ke wajah Ienchan hingga jarak yang sangat dekat.

" kau tahu kenapa ku begini !! Aku cinta kamu !! Aku gak peduli itu bahwa kita sedarah dan mereka yang kau anggap ibu dan kakak itu mereka menghalangi niatku untuk dapatkan kamu dan secara kebetulan ku ketahui borok mereka semakin membuat ku nafsu tuk menyingkirkan mereka !! "

"lepaskan aku ! Aku gak tahu apa yang kamu katakan. " Ienchan bergerak sekenanya.tenaganya terkuras habis.air matanya pun sudah tak dapat keluar lagi.cengkraman tangan tedy tak kunjung mengendur.

" ibu kamu itu bukan ibu kandungmu kau tahu melainkan musuh ibu kandung kita.Dia itu selingkuhan papah .dan kakak kamu itu entah siapa bapaknya ,Sekarang dah tau kan !! "

bentak tedy sambil melempar Ienchan jatuh tersungkur.
" dia tak pantas jadi ibumu. "
" aku tak percaya denganmu sama sekali !!” teriak Ienchan histeris


"Wake me up,wake me up inside
wake me up inside
call my name and save me from the dark”

Lantunan reffain lagu bring me to life milik Evanescence menggema diseluruh ruangan.secara tiba tiba tubuh Ienchan berputar putar .entah ruangannya atau dianya yang berputar.Semakin lama semakin lama semakin cepat membuat Ienchan pusing dibuatnya. Semuanya berubah kabur dan putih.dan Ienchan mulai merasakan sesak nafas.seakan akan udara diruangan itu tersedot entah kemana.Ienchan merasa dicekik .

"hhhhhhaaahhhhhhhh .. " Ienchan terbangun dari tidurnya. Keringat mengucur deras layaknya sehabis olah raga.Sesaat Ienchan seperti orang hilang.linglung.dilihatnya jam dinding menunjukan 4 sore.suara Evanescence kembali terdengar dari alarm handphone dia,
“Fiuuw Ternyata Cuma mimpi” gumam Ienchan sembari meniup poninya.

-THE END -

Forever With You

'Oi! Can you stop it, you half brain?' I shouted at Mikey, the bearer of one of the worlds' biggest facial volcanoes!

'What's it now, you fat cow?!' He screeched back, in that girly voice of him, Gosh, I feel bad for the guy – 16 and his voice hasn't even broken yet! HA! No wonder...
'Shut up! Can't you see I'm studying?!' Larina blurted.

'Oooh! Nerdy girl found her voice! Took you a bloody while!' Mikey spat at her, and I felt like going up to him, and hitting his head, off his shoulders. Luckily, I was stopped before carrying out this petrifying act.

'Ignore that plunker, nobody cares about him anyway!' Jake said, and I swirled around to stare into his dark hazel eyes, only to snap back to reality five seconds later, after feeling his HUGE ego creeping up.

'Hm, whatever! Go away!!!' I snapped at him, waiting for him to leave, but he didn't.
'And why is that?! Why should I listen to you?!' he retorted, but I just turned away, and walked off.

'YOU LOOK PRETTY HOT IN YOUR SPORTS UNIFORM!! CALL ME!! 054663915!' he shouted in my direction as I walked off.
'WANNABE! GET A LIFE JAKE!' I screamed back, and walked towards my brother Georg, who was laughing his butt off, at what he just heard.
'Hahaa! 'Call me! Oh wonderful Enni, call me, call me!' Muahaa! Looks like you got a stalker little sis...' Georg concluded.
'Oh shut up! You know who I like anyways.'

'Yeah, I do, but he's my close friend, and he's also 2 years older than you!'. The guy we were talking about, was Tom, my brothers close friend, and band member. Both Tom and Georg were in a band, along with Bill, Tom's identical brother, and Gustav, the drummer – who I've nicknamed Gugi.
'But it's only two years! Come on G! I'm your sister, and you owe me this one!' I pleaded.

'So what you're trying to tell me, is that you want me to ask my best friend out?'
'Not for yourself you bum! FOR ME!' I screeched.
'No way! I've got a life, and by all means, so do you....Ask him yourself!' G said, ending the argument, with a serious tone, for once. 'Oh, look! There he is now! TOM! OI TOM! GET OVER HERE!!'

'No!!! What are you doing?! Have you gone absolutely mental?!' I hissed, and immediately went to my sulking mode, as Tom ran towards us. Gosh, I was totally in love...I've never seen anyone so prefect! His skin, his hair, his eyes....His body!
'Hey dude.' Tom said, you know, in that hot way of his.'What's up?'
'Nothing much, just sitting here, chilling. Trying to get out of doing sports for another week!' G said, and glanced unevenly towards me.

'Hey Enni, didn't know you were so tight with Georg, here...I thought that everyone had problems with his odour!' Tom said, and giggled. Georg and I joined in too. And all of a sudden, I found my voice.

'Mmm, hi. Yeah, well he's my bro. You get used to it after 16 years.'
'Cool. Well, I gotta run, see you two later, cause I'm coming to your house.'
'See you dude, and remember, no chicks!....Just bring some food, our fridge is empty!'
'No worries. No chicks, just us...and Enni. And who do I blame for not filling your fridge?! I'm not God.' Tom said, and we all laughed again. His eyes even twinkled a bit when he said my name.

'That's me..... I didn't go shopping lately. But never mind! We'll survive.' I choked.
'Cool. Later dude...and dudette.' Tom said and ran off towards the rest of his football team, to continue the training session.
'Haven't you got gymnastics practice, child?' Georg squeaked in my direction, imitating my coach's voice – unsuccessfully.

'Yeah, but do I look like I'm in the state to do double jump twists, and pilates stretching? Don't answer that, I'm just going to stay here. I need a tan anyways.' I snapped, and G took no notice of my horrible mood. Great wasn't it? Tom's coming over, and so are Bill and Gugi, and I've got friends over too! I should just cancel. Plus, if Ronni, Claude and Joska came over, I would manage to embarrass myself, and I would never got out of that house again!

*While Georg and Enni were talking, during Tom's footie practise. *

'Who's she dude? She's not that ugly.' Luke said, and Tom just stared at him in absolute awe.

'She's my friends sister. Oi! Eyes over here, brain too. Put your mind into something good for a start. Keep what ever's in your pants under control! And anyways...You've got no chance with her. Her type is hot guitarist....' Tom said, complimenting himself.

'Okay dude! Chill. God, it seems to me as if you've already called dibs on her.'
'LUKE! I will hit you so hard, you wouldn't even remember what a 69 is!'
'HEY! I shall never, not under any circumstances, forget what a 69 is. It is my life's motto, how could I forget that?!' Luke snapped, defending his dignity and keeping that little piece of self respect he had, tightly locked away.

'Jeez, I was joking. But yeah, I've got dibs on her, and under no circumstances am I letting her go.' Tom retorted, and ignored any of Luke's next comments and implementations.

*On the way back home. The whole gang is there*

'Get your skateboard, the guys and I are waiting outside.' G said, and I obediently ran off to fetch my skate from the administrator. After a few minutes, I was back, and the guys were ready to leave.

'Okay, I'm ready. Are we going?' I said, breathless, and tired.
'Yeah, sure lets bounce.' Bill said, and the guys made their slow walk home, whilst I skated by their side.

'Can you do flips?' Tom asked me, anxiously, after we had reached the High Street.
'Yeah. Oh wait on my skateboard, or off?'
'Both....' he replied and grinned.

'Oh of course. Want to see one?' I asked, keen to show off a little.
'Sure, flip away!' all the guys said in unison, and I skated a bit forward, so that I could get a good spring off the ground. And POOF I had jumped and flipped the skateboard twice around it's orbit, landing steadily and smiling with all my might.

'NICE ONE SIS!' Georg shouted and clapped, whist the others joined in as well.
'Okay, this time I'll do some on the skateboard, but before that, you've gotta show me those gymnastics jumps that you always do.' Tom bargained and I agreed.
'Okay, well this is a triple jump, forward of course, with a rotational point and a hands up at the end...i expect a standing ovation when I'm done!' I said proudly and ran a few meters forward to get a good jump.

Step one, step two, and JUMP! I thrust myself off the ground, and flipped that triple forward turn within seconds.

'Okay, well....That was too cool! And I admit, I can't do that.' The guys said, all together, in their own cheeky way. I just laughed a bit, and told Tom that it was now his turn to show off a bit.

'Okay, well this is a bit more complicated than what you did, but it's still cool! So watch me! Don't just look away.' he said, and started to do those magnificent flips and turns, all I could do was stand and stare, mesmerized by his skill and charm, while he did the flips.

I just can't wait for tonight. It should be the best night of my life – and I really hope it is!

Cinta dan Sahabat


Cinta dan sahabat, dua hal yang tak mudah ntuk dimengerti. Kadang bisa sangat berarti, namun dalam hal itu bisa membuat luka teramat perih. Aku adalah orang yang berada di tengah-tengah cinta dan sahabat itu. Kini, aku yang begitu merindukan hadirnya seorang kekasih, dalam hangatnya persahabatanku dengan Sisil yang lebih muda satu tingkat dariku.

Tiga minggu di awal semester satu...aku duduk di bangku kelas XII, seabrek kegiatan pun kulalui tanpa kuharus memikirkan cinta menurutku itu hanya membuatku lelah.
Namun, pertemuan itu membuatku melupakan suatu hal, aku yang larut dalam perasaanku terhadap Alan. Aku terlalu bodoh karena terlalu jatuh hati pada orang yang salah, jatuh hati pada orang yang tak pernah menyimpan cinta padaku. Aku tak begitu saja menyalahkannya! Dia tak patut untuk disalahkan, dia hanya korban dari cintaku dan dia terlalu baik mau mengerti akan cintaku padanya.

Dan terlalu naif bila kini aku harus menyesal karena mengenalnya. Karena dia aku dapat merasakan hal terindah, walaupun hanya sekejap. Aku terlalu naif hingga aku pun tidak menyadari Sisil merasakan juga perih yang kurasa. Sisil sahabatku orang yang kupercaya seutuhnya, orang yang selalu berusaha ada untukku. Kini, telah terluka karena keegoisanku.

Seharusnya aku tak pernah hadir di antara Alan dan Sisil. Bila akhirnya luka ini yang kurasa.
Andai saja kusadari dari awal, andai saja ku lebih mengerti mereka, andai saja aku tidak jatuh hati pada Alan, Alan dan Alan. Orang yang kucintai dan selalu ada dalam hatiku walau hati ini terasa perih, kudapat mengerti tak ada gunanya kubertahan di sisimu, karena ternyata kau lebih menginginkan Sisil mengisi hari-harimu. Aku di sini yang begitu tulus mencintaimu dan aku yang selalu berusaha ntuk mengerti dirimu kan selalu menanti dan menata hati lagi hingga bayanganmu pergi hingga tak ada lagi luka kurasa, hingga tak ada lagi kecewa yang terasa.
Aku di sini kan selalu berusaha tegar menjalani hari-hariku, aku kan selalu berusaha tersenyum agar kau bisa bahagia bersama Sisil sahabatku. Walaupun dia telah merebutmu, kisahku dan dia dulu takkan pernah kulupa, dia tetap sahabatku, percayalah dengan sisa kesedihanku ini.

Kumasih dapat bertahan hingga kelak kau mengerti bahwa aku memang mencintaimu. Aku memang menyayangi, tapi aku tak rela tersakiti olehmu saat ini, esok dan sampai kapanpun.
Pertemuan itu berawal dari perkenalanku dengan Alan, seorang cowok yang aku kenal dari temanku, Marcell. Perkenalan yang terbilang singkat juga, aku mulai merasakan getaran cinta itu. Rasa itu mulai menerangi kembali tahta hatiku yang telah lama ditinggal pergi oleh seseorang yang pernah begitu berarti dalam hidupku dulu. Yang sampai saat ini pun aku belum bisa melupakannya.

Alan yang telah hadir untuk mengisi hari-hariku pun membuatku terlelap akan rasa bahagia itu, hingga akupun tak pernah menyadari ternyata semua kebahagiaan itu palsu. Alan orang yang kucintai dengan tulus ternyata datang hanya untuk menyakiti dan menorehkan luka. Luka yang teramat dalam di hatiku. Pertemuan itu juga yang telah menghancurkan semuanya. Hidupku yang begitu indah yang begitu berwarna menjadi hancur akan hadirnya!

Malam itu aku dan Alan sepakat untuk memadu kasih, merajut asa dan menggapai cita berdua. Aku belum pernah merasakan sebahagia ini, aku begitu merasa begitu beruntung bisa dicintai oleh orang yang kucintai. Hari-hari bahagia pun mulai kami lalui. Alan begitu indah di mataku yang membuatku lupa akan segalanya, bila bersamanya. Itu juga yang membuatku merelakan tahta hatiku dipenuhi oleh cintanya, namun lagi-lagi kenyataan tak selalu berjalan sesuai dengan yang kuharapkan.

Minggu pertama hubungan cintaku bersama Alan mulai goyah, Alan mulai berubah dan tidak lagi Alan yang selalu tersenyum untukku. Alan tidak juga bersifat manis padaku, setiap tutur katanya yang menyejukkan hatiku kini terasa mengiris-iris hatiku. Apa yang telah kulakukan padanya hingga dia begitu tega padaku, aku begitu percaya padanya hingga aku pun terluka olehnya.

Hubungan ini berakhir begitu saja, pertemuan singkat itu menjadi menyakitkan. Sahabat pun menjadi pelarian sedih dan kecewa, tapi sahabatku tega mengkhianatiku. Dia yang ternyata merebut Alan dariku, dia merenggut semua kebahagiaanku . Persahabatan yang telah bertahun-tahun kubina bersamanya pun menjadi tak berarti. Aku lelah dengan semua ini hingga aku sempat memutuskan tali persahabatan itu, egoiskah aku?

Aku hanya belum bisa berpikir jernh saat itu, aku merasa semakin tolol, seharusnya kubisa merelakan Alan dan Sisil untuk bersama. Karena mungkin kebahagiaan Alan hanya ada pada Sisil! Aku belum siap kehilangan kebahagiaan itu, aku masih ingin disayangi walau semua itu hanya kebohongan. Aku tak mau merasakan sakit hati ini lagi. Akankah sakit ini akan terganti saat ku melihat kebahagiaan orang yang kucintai dan Sisil sahabatku.

Kini dalam setiap hari-hari sepiku, dalam kesendirianku, aku hanya bisa berharap aku kan memiliki kekasihku lagi, memiliki dia yang telah pergi, karena aku kan selalu mencintainya. Aku kan selalu mengenangnya di dalam hatiku,karena dia telah datang dan pergi dengan menghiasi setiap sudut didalam hatiku dengan cintanya yang sesaat, dan Sisil sahabatku buatlah cintaku bahagia karena kalian begitu berarti untukku...***

Thursday, April 28, 2011

paralyzed

kata-kata dari mulutmu memang berbahaya
kau permainkan hatiku dengan berbagai cara
mata bibirmu sentuhku sampai ku tak bersuara
lihat arogansimu ku malah lemah tak berdaya

kau pikir ku mudah bagimu
namun bersamamu tabu bagiku

now baby boy listen to me boy show me how you gonna get me paralyzed
this is me now tell me, how you gonna get me paralyzed
this is me boy get me, how you gonna get me paralyzed
i'm a just like someone life, i want to do, get me paralyzed

how you gonna get me paralyzed
how you gonna get me paralyzed
how you gonna get me paralyzed
how you gonna get me paralyzed
how you gonna get me paralyzed

oh kau bawa aku lagi sampai ku hampir mati
caramu kagumiku puja aku sampai mati
memang ku kagumimu dari atas sampai hati
tak perlu ku ragu dari hati sampai kaki

kau pikir ku mudah bagimu
namun bersamamu tabu bagiku

now baby boy listen to me boy show me how you gonna get me paralyzed
this is me now tell me, how you gonna get me paralyzed
this is me boy get me, how you gonna get me paralyzed
i'm a just like someone life, i want to do, get me paralyzed

how you gonna get me paralyzed
how you gonna get me paralyzed
how you gonna get me paralyzed
how you gonna get me paralyzed
how you gonna get me paralyzed
how you gonna get me paralyzed
how you gonna get me paralyzed

now baby boy listen to me boy show me how you gonna get me paralyzed
this is me now tell me, how you gonna get me paralyzed
this is me boy get me, how you gonna get me paralyzed
i'm a just like someone life, i want to do, get me paralyzed

how you gonna get me paralyzed
how you gonna get me paralyzed
how you gonna get me paralyzed
how you gonna get me paralyzed

Tuesday, April 5, 2011

My Dreams

Please tell me what is takin' place,
Cuz I can't seem to find a trace,
Guess it must have got erased somehow,
Probably cuz I always forget,
Everytime someone tells me their name,
It's always gotta be the same.
(In my World)
Never wore cover-up,
Always beat the boys up,
Grew up in a five thousand population town,
Made my money by cutting grass,
Got fired by fried chicken ass,
All in a small town, Napanee.

You know I always stay up without sleepin',
And think to myself,
Where do I belong forever,
In whose arms, the time and place?

[Chorus:]
Can't help it if I space in a daze,
My eyes tune out the other way,
I may switch off and go in a daydream,
In this head my thoughts are deep,
But sometimes I can't even speak,
Will someone be and not pretend? I'm off again in my World

I never spend less than an hour,
Washin' my hair in the shower,
It always takes five hours to make it straight,
So I'll braid it in a zillion braids,
Though it may take a friggin' day,
There's nothin' else better to do anyway.

When you're all alone in the lands of forever,
Lay under the milky way,
On and on it's getting too late out,
I'm not in love this time this night.

[Chorus:]
Can't help it if I space in a daze,
My eyes tune out the other way,
I may switch off and go in a daydream,
In this head my thoughts are deep,
But sometimes I can't even speak,
Will someone be and not pretend? I'm off again in my World

(la la la la)

Take some time,
Mellow out,
Party up,
I don't fall down,
Don't get caught,
Sneak out of the house.

[Chorus:]
Can't help it if I space in a daze,
My eyes tune out the other way,
I may switch off and go in a daydream,
In this head my thoughts are deep,
But sometimes I can't even speak,
Will someone be and not pretend? I'm off again in my World

Can't help it if I space in a daze,
My eyes tune out the other way,
I may switch off and go in a daydream,
In this head my thoughts are deep,
But sometimes I can't even speak,
Will someone be and not pretend? I'm off again in my World

What The Hell

You say that I'm messing with your head (yeah, yeah, yeah, yeah)
All 'cause I was making out with your friends (yeah, yeah, yeah, yeah)
Love hurts whether it's right or wrong (yeah, yeah, yeah, yeah)
I can't stop 'cause I'm having too much fun (yeah, yeah, yeah, yeah)

You're on your knees
Begging please
Stay with me
But honestly
I just need to be a little crazy

All my life I've been good but now, woah, I'm thinking what the hell
All I want is to mess around and I don't really care about
If you love me, if you hate me, you can't save me, baby, baby
All my life I've been good but now, whoa, what the hell

What... what... what... What the hell?

So what if I go out on a million dates (yeah, yeah, yeah, yeah)
You never call or listen to me anyway (yeah, yeah, yeah, yeah)
I rather rage than sit around and wait all day (yeah, yeah, yeah, yeah)
Don't get me wrong. I just need some time to play-ay (yeah, yeah, yeah, yeah)

You're on your knees
Begging please
Stay with me
But honestly
I just need to be a little crazy

All my life I've been good but now, I'm thinking what the hell
All I want is to mess around and I don't really care about
If you love me, if you hate me
You can't save me, baby, baby
All my life I've been good but now, whoa, what the hell

La la la la la la la la... Woah... Woah...
La la la la la la la la... Woah... Woah...

You say that I'm messing with your head
Boy, I like messing in your bed
Yeah, I am messing with your head
When I'm messing with you in bed

All my life I've been good but now, I'm thinking what the hell (what the hell)
All I want is to mess around and I don't really care about (I don't care about)
All my life I've been good but now, I'm thinking what the hell
All I want is to mess around and I don't really care about. (if you love me)
If you love me (no), if you hate me (no)
You can't save me, baby, baby (if you love me)
All my life I've been good but now, whoa, what the hell

La la, La la la la la la, La la, La la la la la la la

Friday, February 25, 2011

JANGAN PERNAH NYESEL KALAU KITA PERNAH....

Kadang kita melihat ke masa lalu dan mulai nyesel, kenapa kita ngelakuin itu? Dalam pikiran kita, keadaan sekarang pasti jadi lebik baik seandainya kita enggak ngelakuin itu. I got new for you girls. Never ever regret the things you've done that made you smile. For at that moment, it is what you wanted
  1. Pacaran sama cowok yg akhirnya malah nyakitin hati kita. Okay sakitnya emang masih terasa sampai sekarang. Apalagi kalau dia udah punya pacar lagi. Tapi, mendingan ngerasain sakit ini daripada enggak pernah ada si (mantan) pacar dalam hidup kita, kan?
  2. Duit abis gara" beli sepatu idaman yg mahal. I said this once, and i'm gonna say it again, nice shoes will take you to nice places. So go for it! *nyengir lebar*
  3. Ngasih nomr hp ke cowok yg bru kita kenal. Meskipun setelah itu si cowok enggak nelpon kita. No problem, gals!  Adrenalin yg mngalir deras saat ngasih nomr hp itu rasanya sama kayak bun-gee jumping yg mesti bayar seratus dollar! Yg harusnya di sesali, adh tindakan kita ngelihatin hp sampai mata jereng gara" nungguin SMS atau tlepon dr dia.
  4. Terluka gara" melakukan sebuah petualangan yg seru.Telapak kaki saya pernah bengkak gara" tertusuk karang waktu berenang di Karimunjawa bersama bayi ikan hiu. But did I regret it? No way! Baby shark is too cute!
  5. Kulit jadi gelap setelah pulang liburan dari pantai. FYI, mnurut saya (n banyak orang" lain), liburan enggak berhasil kalau kulit kita tetap sama seperti sedia kala. Oh, ya, kamu juga dilarang banget nyesel tambah gendut atau jadi bokek habis liburan.
  6. Mengubah gaya rambut dengan ekstrim. Dari panjang jadi pendek, atau dari lurus ke kriting. Teman saya berhasil dapat pacar baru karena melakukan ini.
  7. Mengambil jarak dari gebetan yg enggak pernah jelas sebenarnya dia mau atau enggak sama kita. Yes, yes, Rindu yg ditahan kadang lebih sukses bikin ita begadang daripada kopi hitam. Tapi, sebagai cewek, kita berhak di hargai bukan dimanfaatka.