Kadang kita melihat ke masa lalu dan mulai nyesel, kenapa kita ngelakuin itu? Dalam pikiran kita, keadaan sekarang pasti jadi lebik baik seandainya kita enggak ngelakuin itu. I got new for you girls. Never ever regret the things you've done that made you smile. For at that moment, it is what you wanted
- Pacaran sama cowok yg akhirnya malah nyakitin hati kita. Okay sakitnya emang masih terasa sampai sekarang. Apalagi kalau dia udah punya pacar lagi. Tapi, mendingan ngerasain sakit ini daripada enggak pernah ada si (mantan) pacar dalam hidup kita, kan?
- Duit abis gara" beli sepatu idaman yg mahal. I said this once, and i'm gonna say it again, nice shoes will take you to nice places. So go for it! *nyengir lebar*
- Ngasih nomr hp ke cowok yg bru kita kenal. Meskipun setelah itu si cowok enggak nelpon kita. No problem, gals! Adrenalin yg mngalir deras saat ngasih nomr hp itu rasanya sama kayak bun-gee jumping yg mesti bayar seratus dollar! Yg harusnya di sesali, adh tindakan kita ngelihatin hp sampai mata jereng gara" nungguin SMS atau tlepon dr dia.
- Terluka gara" melakukan sebuah petualangan yg seru.Telapak kaki saya pernah bengkak gara" tertusuk karang waktu berenang di Karimunjawa bersama bayi ikan hiu. But did I regret it? No way! Baby shark is too cute!
- Kulit jadi gelap setelah pulang liburan dari pantai. FYI, mnurut saya (n banyak orang" lain), liburan enggak berhasil kalau kulit kita tetap sama seperti sedia kala. Oh, ya, kamu juga dilarang banget nyesel tambah gendut atau jadi bokek habis liburan.
- Mengubah gaya rambut dengan ekstrim. Dari panjang jadi pendek, atau dari lurus ke kriting. Teman saya berhasil dapat pacar baru karena melakukan ini.
- Mengambil jarak dari gebetan yg enggak pernah jelas sebenarnya dia mau atau enggak sama kita. Yes, yes, Rindu yg ditahan kadang lebih sukses bikin ita begadang daripada kopi hitam. Tapi, sebagai cewek, kita berhak di hargai bukan dimanfaatka.
